Desember 9, 2023

Kisah Triyana Sari: Dari Pelatihan Olahan Pangan Menuju Kemandirian Wirausaha Rumahan

Triyana Sari (54), warga Jakasetia, Bekasi kelahiran Tegal, menceritakan perjalanan hidupnya sebagai seorang ibu rumah tangga yang gigih memperjuangkan ketahanan ekonomi keluarga.

Triyana Sari (54), warga Jakasetia, Bekasi kelahiran Tegal, menceritakan perjalanan hidupnya sebagai seorang ibu rumah tangga yang gigih memperjuangkan ketahanan ekonomi keluarga. Sejak sang suami mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) pada tahun 2018, beban ekonomi keluarga kian terasa di usianya dan suami yang telah memasuki kepala lima. Kendati ketiga anaknya telah menuntaskan pendidikan dan turut membantu meringankan kebutuhan harian, Triyana bertekad untuk mandiri secara finansial.

Menemukan Titik Balik Melalui Pelatihan Vokasional

Sebagai anggota kajian mingguan Badan Koordinasi Majelis Taklim Masjid (BKMM), pintu kesempatan terbuka saat Triyana memperoleh informasi mengenai program pelatihan kuliner pengolahan frozen food yang diselenggarakan oleh Yayasan Inspirasi Indonesia Membangun (YIIM). Baginya, kesempatan ini bukan sekadar mengisi waktu, melainkan ruang berharga untuk menimba ilmu baru dan memperluas wawasan praktis.

“Pelatihan memasak frozen food yang saya ikuti menjadi ruang yang sangat bermanfaat untuk berbagi wawasan. Salah satu sesi yang paling berkesan adalah saat mempelajari teknik mengolah chicken egg roll hingga penyajiannya yang menarik,” ungkap Triyana mengenang masa-masa pelatihannya.

Praktik Mandiri dan Merintis Peluang Pasar

Usai merampungkan pelatihan, Triyana langsung mempraktikkan keterampilan yang diperolehnya. Kepercayaan diri itu berbuah manis ketika ia dipercaya menyediakan 100 porsi dimsum untuk konsumsi sebuah acara pernikahan kerabat. Sambutan positif dari pesanan perdana tersebut menjadi pemantik semangatnya untuk menerima pesanan-pesanan katering berikutnya.

Peluang usahanya semakin berkembang saat ia dipercaya menyediakan 100 porsi paket kudapan ringan pada agenda Pelatihan Literasi Keuangan kolaborasi YIIM, PT Insight Investments Management (INSIGHT), dan BKMM. Dari pesanan tersebut, dengan estimasi modal Rp15.000 per porsi, ia sukses membukukan keuntungan bersih sebesar Rp1.000.000.

Optimisme Menghadapi Tantangan Usaha

Meski langkah wirausahanya kian terbuka, Triyana tak menampik adanya tantangan fasilitas pendukung, khususnya kapasitas lemari pendingin untuk penyimpanan bahan baku dalam volume besar. Namun, keterbatasan tersebut tidak menyurutkan komitmennya untuk terus belajar dan mematangkan perencanaan pengembangan usaha kuliner rumahan miliknya ke depan.

Salam Inspirasi!